
Berbeda dengan kita yang dipenuhi rasa nyaman, warga Sumatra tak punya kepastian masa depan di balik tenda-tenda pengungsian yang tipis.


Ramadan identik dengan kehangatan rumah, hidangan sahur yang sederhana namun cukup, dan kebersamaan saat berbuka. Namun, warga Sumatra tak demikian...
Total korban meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor di tiga provinsi utama Sumatra dilaporkan mencapai ± 1.200 orang pada pertengahan Januari 2026.
Berdasarkan laporan resmi dan data BNPB, tiga provinsi di Sumatra tercatat paling parah terdampak: Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara.
Distribusi bantuan logistik masih terhambat di beberapa daerah yang infrastruktur aksesnya rusak parah (jalan putus, jembatan rusak).
Jumlah pengungsi yang masih berada di lokasi darurat mencapai ratusan ribu jiwa, dengan kebutuhan pangan, air bersih, kesehatan, dan alas tidur yang tinggi.

Melalui campaign Peduli Sumatera Ramadhan bersama Teman Relawan Indonesia, mari hadirkan dukungan nyata bagi para penyintas bencana yang menjalani bulan suci dalam keterbatasan. Bantuan yang dihimpun akan difokuskan pada:
Paket pangan untuk sahur dan berbuka.
Air bersih dan perlengkapan sanitasi.
Perlengkapan ibadah.
Kebutuhan dasar keluarga di pengungsian.


Ramadan adalah bulan di mana kepedulian seharusnya meluas, terutama kepada mereka yang sedang diuji. Di saat kita berbuka dengan nyaman, ada keluarga yang berbuka dengan seadanya. Di saat kita tarawih di masjid, ada yang beribadah di tenda darurat.
Mari jadikan Ramadan ini lebih bermakna dengan memastikan saudara-saudara kita di Sumatera tidak merasa sendiri. Sedikit yang kita berikan hari ini dapat menjadi penguat harapan bagi mereka untuk menjalani Ramadan dengan lebih layak dan penuh ketenangan.
Untuk berkontribusi pada gerakan kebaikan ini, klik DONASI SEKARANG.
![]()
Belum ada Fundraiser