
Jika untuk membaca satu ayat saja harus bergantian, kapan mimpi para santri untuk menjadi hafidz dan hafidzah akan terwujud?


Sungguh miris dan menyayat hati, ternyata masih banyak keadaan santri di pesantren pelosok dan rumah Al-Qur'an yang bertahan dengan fasilitas jauh dari kata layak! Ribuan dari mereka setiap harinya menghafal ayat suci dari Al-Qur'an tanpa sampul rapi. Tak hanya itu, lembarannya pun luntur terkena tetesan bocor dari rak yang lapuk.

Keadaan di atas berbanding terbalik dengan semangat yang tinggi untuk mengaji dan menghafal Al-Qur'an. Doa mereka masih dan akan selalu sama; ketersediaan Al-Qur'an baru agar bisa belajar dan menghafal Qur'an tanpa hambatan. Namun, ke siapa mereka harus menaruh harap?
Kabar baiknya, kita bisa mengambil peran dengan cara bersedekah Al-Qur'an! Dengan memudahkan upaya calon hafidz dan hafidzah mencapai mimpinya, kita juga sekaligus mengumpulkan pahala jariyah. Nantinya, amalan jariyah ini akan terus mengalir dan menerangi alam kubur kelak, Insya Allah.

'Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara; sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta anak saleh yang mendoakannya'. (HR. Muslim No. 1631)
Tunaikan wakaf Qur'an melalui:
Klik tombol DONASI SEKARANG;
Isi nominal donasi yang ingin diberikan;
Pilih metode pembayaran;
Dapat laporan via email.
Terima kasih atas niat baikmu! Agar hidup para santri pelosok lebih sejahtera, silakan sebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak yang mengulurkan tangannya untuk turut bersedekah Al-Qur'an.
![]()
Belum ada Fundraiser