

Ada dilema yang harus dihadapi Bu Renita setiap hari. Jika ia tak berangkat kerja, maka kebutuhan hidup anaknya tidak akan terpenuhi. Namun jika ia tetap bekerja, ia harus membawa putrinya berkeliling di tengah panas sambil mengantarkan pesanan makanan kepada pelanggan.
Bu Renita berjuang seorang diri setelah ditinggalkan suaminya tanpa kabar. Sejak saat itu, seluruh tanggung jawab keluarga berada di pundaknya. Tak hanya mencari nafkah, ia juga harus merawat putri semata wayangnya, Ilyana (6 tahun), yang mengidap lumpuh otak.

Kondisi Ilyana membuatnya tidak bisa duduk ataupun berbicara, dan membutuhkan pengawasan hampir sepanjang waktu. Ia sering kejang dan tersedak jika tidak ada yang menjaga. Karena tidak memiliki siapa pun untuk membantu merawat anaknya, Bu Renita terpaksa membawa Ilyana saat bekerja sebagai kurir makanan online.
Setiap hari mereka berdua menyusuri jalanan dengan sepeda motor. Namun hasil dari orderan tidak seberapa, penghasilan yang dibawa pulang sering kali tidak lebih dari Rp50.000. Jumlah itu harus cukup untuk kebutuhan makan, biaya hidup, serta perawatan Ilyana.

Meski merasa sangat lelah, Bu Renita terus bertahan karena ia tahu Ilyana hanya memiliki dirinya sebagai tempat bergantung dan berlindung.
Bu Renita dan Ilyana membutuhkan uluran tangan kita untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka serta meringankan biaya perawatan Ilyana. Berikan bantuan terbaik dengan cara:
![]()
Belum ada Fundraiser