
Mata Adik-adik Tak Bisa Melihat, Tapi Allah Membuka Mata Hati Mereka untuk Menghafal Ayat Al-Quran
Bagi 50 anak tunanetra yang kurang beruntung, Panti Asuhan Al-Mahsyar adalah bagaikan oasis di tengah gurun. Di tempat ini, mereka bisa belajar mendalami Al-Quran dan semakin dekat dengan Allah.

Namun, perjuangan mereka menghafal Al-Quran tidak selalu mudah.
Banyak rintangan yang harus mereka hadapi, terutama karena panti tempat mereka bernaung mulai kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya makanan.
Sebelumnya, panti membuka jasa pijat tunanetra sebagai sumber penghasilan. Selain untuk melatih keterampilan kerja, pendapatan dari jasa ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian. Namun, sejak pandemi, layanan ini terpaksa ditutup dan belum bisa dibuka kembali.

Anak-anak yang tengah berjuang mendalami dan menghafal Al-Quran harus berhemat bahan makanan. Kadang kala, mereka mencampur nasi dengan air agar lebih kenyang, dan lauk mereka hanya tahu atau tempe.
Mereka takut jika panti ini tak mampu bertahan lebih lama. Ke mana lagi mereka harus pergi? Karena di sinilah rumah mereka sekarang.

Sahabat, perjuangan anak-anak tunanetra di panti ini sangat layak untuk didukung agar mereka bisa hidup mandiri setelah dewasa. Bantu wujudkan cita-cita mereka dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran
4. Dapatkan laporan melalui email.
Selain mendoakan dan berdonasi, Anda juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
![]()
Belum ada Fundraiser