
Infaq Quran Aceh menjadi salah satu perbincangan yang hangat di media. Sebab, beberapa klip menunjukkan warga yang tengah mengusap Quran yang basah dan kotor akibat arus banjir. Dengan penuh hati-hati, terlihat warga tersebut memangku Qurannya yang bisa jadi tak ‘layak’ lagi untuk dibaca. Padahal, bukankah sedari kecil kita diajarkan bahwa ibadah adalah hal yang perlu diupayakan? Artinya, kita dianjurkan untuk menggunakan mushaf yang layak dan dalam keadaan baik untuk dibaca. Namun, kini warga Aceh masih kesulitan untuk mewujudkan ‘layak’ bagi mereka. Maka, kita bisa hadir dan menjadi bantuan yang mereka butuhkan!
Mudahkan Urusan Sesama Sesuai Salah Satu Anjuran Hadis
Warga Aceh tak meminta bantuan mewah, melainkan sekedar kelengkapan ibadah untuk memudahkan upaya mereka mendekat kepada Allah. Namun, banjir nyaris menyapu semuanya; alat shalat, masjid, dan Quran yang biasanya bertengger di rumah.
Dari penjelasan di atas, jelas bahwa warga Aceh tak dihadiahi keberlimpahan, melainkan sebaliknya. Maka, sesuai dengan salah satu hadis dengan anjurannya untuk memudahkan urusan sesama, sudah sepantasnya kita menaruh perhatian pada hal ini.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
“Barangsiapa memudahkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan memudahkan kesulitannya di hari kiamat. Dan barangsiapa memberi kemudahan kepada orang yang sedang kesulitan, Allah akan memberinya kemudahan di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim)
Salah satu cara untuk hadir dan membantu meringankan kesulitan warga Aceh adalah dengan berkontribusi pada program infaq Quran Aceh. Dengan ikhtiar ini, langkah sederhana dapat mendatangkan makna besar bagi mereka di sana. Kelak, Quran baru yang bersih dan berhalaman lengkap akan menjadi penghibur hati bagi para warga yang berkutat dengan Quran lusuh dan luntur yang tak bisa digunakan untuk tadarus bersama.
Bagaimana Cara Berpartisipasi di Program Infaq Quran Aceh?
Di tengah semangat memperbanyak ibadah warga Aceh, kita bisa menghadirkan bantuan secepatnya. Hal itu mengingat bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari. Harapannya, semakin cepat bantuan terkumpul, maka semakin cepat juga bantuan disalurkan.
Program infaq Quran Aceh ini juga bisa menjadi salah satu titik terang dari permasalahan krisis mushaf. Insya Allah, bantuan akan tiba kepada para warga yang menanti Quran baru, masjid atau mushola yang mulai beroperasi, serta tempat pembelajaran Quran lainnya. Bayangkan setiap Quran yang tiba akan mendatangkan rasa nyaman dan memudahkan sarana ibadah yang selama ini mengganjal.
Infaq Quran Aceh Sekaligus Amal Jariyah yang Terus Mengalir
Memberikan Quran yang dibutuhkan akan mendatangkan kebermanfaatan bukan hanya untuk penerimanya, melainkan juga untuk para donaturnya. Selama Ramadan nanti, jamaah akan mengaji pada banyak waktu—Subuh, menjelang berbuka puasa, hingga selesai shalat Tarawih. Pembacaan Quran tersebut menjadi penuntun hidup yang kehadirannya sangat berarti dalam setiap aktivitas ibadah. Tak lupa, setiap bacaannya akan mendatangkan pahala. Maka, pahala jariyah yang sama besarnya akan didapatkan juga oleh para donatur, insya Allah.
Bagi yang ingin menyalurkan bantuannya, Cahaya Peduli Islam siap menjadi jembatan kebaikan para donatur untuk sampai kepada tangan warga Aceh. Insya Allah, ini bukanlah perkara nominal, melainkan ketulusan hati dan niat untuk saling peduli. Berapapun nominalnya akan menjadi bantuan yang membawa keberkahan.Dari satu Quran menjadi pahala yang mengalir deras. Mari ambil bagian sekarang melalui https://cahayapeduli.id/campaign/quransumatera, dan jadikan Ramadan tahun ini lebih bermakna dengan kebaikan yang terus mengalir meski di tengah kondisi sulit.
