Cahaya peduli islam berbagi ramadan
Cahaya peduli islam berbagi ramadan

Sedih namun nyata, Ramadan tak selalu sama untuk semua orang. Bayangkan bagaimana jadinya jika menjalani Ramadan tanpa kepastian akan menu sahur dan berbuka. Banyak masyarakat sekitar yang berserah pada keadaan. Bukan karena mereka kurang berusaha, namun ekonomi yang sulit memberatkan langkah mereka untuk maju sesuai dengan keinginannya. Bulan Ramadan tahun ini, Cahaya Peduli Islam hadir dengan program Cahaya Peduli Islam Berbagi Ramadan untuk membahagiakan lebih banyak orang yang membutuhkan, terutama mereka yang termasuk golongan kaum dhuafa.

#TemanRamadan: Menebar Kebaikan Melalui Cahaya Peduli Islam Berbagi Ramadan

Selalu ada harapan yang datang bersamaan dengan lahirnya kebaikan. Semangat Ramadan membuat Cahaya Peduli Islam bergerak untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat yang belum berdaya.

Sebagai contoh terdekat. seorang bapak yang berprofesi sebagai badut jalanan memulai perjalanan mencari nafkahnya di jam tujuh pagi dan berakhir pada pukul sembilan malam. Apakah selalu mendapat hasil yang kemudian dibawa pulang untuk menyenangkan istri dan anak? Tidak juga.

Berkat donasi dari para Teman Peduli, bapak yang berprofesi sebagai badut mendapatkan kebahagiaan yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Saat ditawarkan untuk membeli menu berbuka untuk istri dan anak-anak di rumah, bapak lantas menunjukkan ekspresi haru dan senang menjadi satu. Barangkali bapak belum pernah merasakan kemudahan mendapat rezeki seperti itu sebelumnya.

Sambil berbagi, bapak bercerita tentang usahanya yang sehari-hari dilakukan hanya demi sesuap nasi. Berjuang di tengah menjalankan ibadah puasa memang bukan hal yang mudah. Namun, bapak terus mengingat istri dan anak-anak yang menunggu di rumah. Mustahil jika bapak menyerah pada keadaan.

Melalui program Cahaya Peduli Islam berbagi Ramadan, bapak badut bisa membawa pulang takjil hingga makanan utama untuk berbuka di hari itu. Tak hanya itu, secara tak langsung, kita juga memperpanjang rezeki para pedagang yang dibeli barang jualannya.

Membahagiakan Anak Yatim

Banyak anak yatim di panti atau pondok pelosok yang hidup di ambang keterbatasan. Tak seperti anak-anak kebanyakan lainnya yang hidup serba berkecukupan di kota, anak-anak yatim pelosok hanya bisa berharap adanya bantuan tanpa kepastian.

Mereka juga ingin merasakan dan memeriahkan semarak Ramadan dan Hari Raya. Namun, apa boleh buat? Sejak kecil, mereka terbiasa menganggap banyak hal sebagai sesuatu yang mewah dan tak tergapai. Hal-hal seperti berbelanja baju lebaran baru dan makan dengan menu layak setiap jam berbuka puasa seakan sulit untuk mereka wujudkan.

Alhasil, mereka hanya bisa bertahan dengan baju lebaran yang sudah tak layak pakai dan makan seadanya jika waktu berbuka puasa tiba. Namun, berkat program Cahaya Peduli Islam berbagi Ramadan, anak-anak yatim dhuafa bisa merasakan kebahagiaan. Dengan kata lain, Teman Peduli sudah berhasil memuliakan anak-anak yatim sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Bukber Bersama Pejuang Nafkah, Berbagi Rezeki untuk Mereka yang Terus Berjuang

Tak terhitung berapa banyaknya pejuang nafkah yang sehari-hari melewatkan waktu berbuka karena mengejar target harian dengan upah yang tak seberapa itu. Sebagai contoh, Kek Maman yang selalu bekerja tanpa lelah dari pagi hingga malam tanpa mengenal lelah.

Kek Maman mengaku mendorong gerobak reyot hanya untuk upah 40rb sehari bukan hal yang mudah. Nantinya, uang itu dibagi untuk istri dan anak-anak di rumah. Selagi berbuka puasa bersama, Kek Maman banyak bercerita dan menebar semangatnya dalam berjuang.

Terima Kasih Telah Menjadi Bagian dari Langkah Baik!

Teman Peduli, terima kasih sudah mendukung program Cahaya Peduli Islam berbagi Ramadan. Melalui segala kebaikan yang sederhana, kita jadi tersadarkan bahwa selalu ada makna besar yang terselip di sana. Setiap bantuan akan mengukir senyuman.

Ke depannya, mari terus gunakan kesempatan untuk memberi sebaik-baiknya. Sampai jumpa di Ramadan berikutnya—dengan lebih banyak kebaikan yang disebar dan kehangatan yang dibagikan.