
Pernahkah merasa sering menunda waktu jika hendak menunaikan ibadah zakat? Kira-kira, kenapa ya rasanya sulit untuk melakukan amalan yang padahal hukumnya wajib? Bisa jadi, salah satu alasan seseorang kerap menunda penunaian zakat adalah karena prosesnya yang terbilang sulit. Dalam artian, terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan sebelum akhirnya menunaikan zakat. Misal, yang paling sering jadi pertanyaan orang-orang adalah, “Apakah ini nominal yang tepat?” atau “Benar ini nominal yang harus dikeluarkan sebagai ibadah pembersihan harta?”. Maka dari itu, seorang Muslim harus paham betul mengenai hitung nominal zakat supaya terhindar dari tanda tanya yang membebani kepala. Untuk memahami hitung nominal zakat, ada baiknya mengenali alat-alat yang bisa digunakan untuk menghitung nominal dengan tepat dan cepat!
Kenali Berbagai Jenis Zakat
Zakat terbagi menjadi beberapa jenis. Tentu, pengelompokan zakat ini didasari dengan alasan yang kuat, salah satunya untuk memastikan calon muzakki adalah mereka yang memang mampu untuk memenuhi penunaian zakat yang dituju. Tak heran jika zakat terbagi menjadi zakat mal, zakat fitrah, zakat penghasilan, dan lainnya.
Perlu diketahui bahwa berbagai jenis zakat memiliki rumus perhitungan yang berbeda-beda juga. Misal, zakat mal yang hitungannya didapatkan dari total harta yang dimiliki selama setahun penuh (haul) dan telah mencapai nisab (batas minimal harta yang wajib dizakati). Adapun perhitungan nisab zakat mal setara dengan 85 gram emas.
Jadi, rumus sederhana untuk menghitung zakat mal adalah:
(Total harta – total utang jatuh tempo) × 2,5% = jumlah zakat yang wajib dibayar.
Sebagai contoh, jika memiliki tabungan Rp 50 juta dan tidak memiliki utang jatuh tempo, maka zakat yang wajib dibayar adalah: 50.000.000 × 2,5% = Rp1.250.000
Selain zakat mal di atas, terdapat juga zakat penghasilan atau yang biasa disebut dengan zakat profesi. Perhitungan ini dilakukan setiap bulan dengan acuan 2,5% dari total pendapatan bersih. Begitu pula jenis zakat lainnya dengan hitung nominal zakat tak bisa disamaratakan.
Langkah Praktis Hitung Nominal Zakat
Di era serba mudah ini, kita tak perlu menghitung manual untuk tahu berapa nominal zakat yang harus dikeluarkan. Sebagai contoh, website Cahaya Peduli Islam siap memudahkan proses penunaian zakat! Mulai dari alat hitung mudah dengan hanya input data, hingga wadah untuk menunaikan zakat yang pastinya terpercaya.
Salah satu alasan yang mendorong Cahaya Peduli Islam hadir dengan kemudahan dalam berzakat adalah untuk meminimalisir apa yang selama ini menjadi permasalahan utama banyak orang—salah nominal zakat, kebingungan mencari lembaga untuk menitipkan zakat, hingga keraguan mengenai penyaluran zakat.
Bersama Cahaya Peduli Islam, berbagai keraguan yang disebutkan di atas tak akan muncul lagi! Hanya dengan beberapa kali klik dan tak melintasi hitungan menit, zakat bisa ditunaikan sesuai dengan syariat yang ada. Selain nyaman dan praktis, hati pun ikut tenang!
Hingga hari ini, sudah banyak muzakki yang puas menitipkan zakatnya kepada Cahaya Peduli Islam. Dengan segala kemudahan yang ditawarkan, ini adalah panggilan untukmu agar bergabung dengan muzakki lainnya!
Bersama Cahaya Peduli Islam, Tunaikan Zakat Tanpa Menunda Lagi!
Semoga, fitur kemudahan yang dirancang Cahaya Peduli Islam tak membuat kita menunda-nunda berzakat dengan alasan apapun itu, ya! Alat hitung nominal zakat di website Cahaya Peduli Islam tersedia untuk kita semua agar menunaikan amalan wajib yang satu ini. Klik sekarang dan buktikan kemudahannya sendiri!Link kalkulator hitung nominal zakat: https://cahayapeduli.id/kalkulator/
