Penyaluran zakat
Penyaluran zakat

Zakat bukan hanya sebuah kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Muslim, melainkan perwujudan dari kepedulian sosial dalam Islam. Sebab, hasil zakat akan diterima kepada tangan-tangan yang memang membutuhkan. Siapa sangka penyaluran zakat yang dianggap biasa dan kecil nominalnya bagi yang mampu ternyata bisa mengubah kehidupan banyak keluarga di luar sana? Mulai dari berkesempatan untuk makan dengan menu yang layak, memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, hingga mengukir senyuman sebab beban sulitnya terangkat.

Zakat sebagai Pembersih Harta

Di tengah dunia yang terus bergerak, zakat mengarahkan seseorang untuk berhenti sejenak dan menoleh ke sekitar untuk melihat mereka yang hidupnya penuh kesulitan. Dengan kata lain, esensi zakat bukan hanya perihal harta yang dikeluarkan, namun juga jiwa yang menjadi bersih karena menebar rasa empati.

Dalam Islam, berzakat berarti membersihkan hati dari sifat tamak seperti yang tercantum pada QS. At-Taubah ayat 103:

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…”

Dengan menunaikan zakat sesuai dengan kewajibannya, seorang Muslim sudah memudahkan dan meringankan beban saudara Muslim lainnya yang kesusahan. Nantinya, doa baik penerima manfaat akan terus mengalir mengiringi setiap langkah pemberi zakat.

Keutamaan Zakat yang Disebutkan dalam Islam:

Berikut adalah keutamaan zakat yang dijanjikan Islam kepada setiap Muslim yang menunaikannya:

  1. Zakat Menjauhkan dari Sifat Bakhil. Tak jarang seseorang menjadi terlena dengan harta yang dimiliki di dunia hingga larut pada sifat kikir atau bakhil. Padahal, hartanya adalah apa yang dititipkan Allah dan hanya bersifat sementara. Jika tak diteruskan kepada mereka yang memang memiliki hak untuk menerimanya, maka harta tersebut tidak bersih dan tidak berkah lagi. Sebab, tak ada yang lebih baik dari seorang Muslim yang menggunakan hartanya sebaik-baiknya dan tak membiarkan dirinya terperangkap pada sifat bakhil.
  2. Zakat Memberi Dampak Baik Bagi Masyarakat. Pada setiap bantuan yang diberikan kepada mereka yang membutuhkan, terdapat beban penderitaan yang terangkat. Apa pun bentuk bantuannya, hal itu berarti untuk menyebarkan kebaikan dan keberkahan bagi mereka yang hidupnya lama di bawah garis sulit.
  3. Zakat Berarti Mendekatkan Diri pada Allah. Dengan menaati perintah dan kewajiban yang sudah ditetapkan Allah, maka seseorang sudah mengabdikan dirinya untuk menunaikan amal baik. Amal baik itu juga yang akan menjadi penolong dan pemberat timbangan kebaikan di akhirat kelak. Tak hanya itu, menaati kewajiban sebagai seorang Muslim juga menunjukkan bahwa Muslim tersebut bertanggung jawab untuk dekat dengan agama dan Allah-nya. Zakat mengajarkan bahwa keimanan bukan hanya tentang hubungan vertikal kepada Tuhan, tapi juga tentang kepedulian horizontal sesama manusia.

Cerita Penyaluran Zakat dari Cahaya Peduli Islam

Melalui http://cahayapeduli.id/zakat/, Cahaya Peduli Islam mewadahi mereka yang ingin menyalurkan zakatnya sesuai syariah Islam yang ada. Nantinya, Cahaya Peduli Islam juga membantu memetakan penyaluran zakat kepada yang berhak untuk menerimanya.

Beberapa waktu lalu, Cahaya Peduli Islam menyalurkan dana zakat yang terkumpul untuk diberikan kepada lansia yang membutuhkan. Riang dan haru menjadi satu, para lansia menggenggam bantuan yang diterima dengan hati yang hangat. Dengan bantuan yang diberikan, bayangkan banyak hati yang berbahagia ketika menerima bantuan.

Salurkan Zakatmu di Cahaya Peduli Islam

Dengan berzakat online, berbagai kemudahan ditawarkan. Melalui Cahaya Peduli Islam, penghimpunan dana hingga penyaluran zakat akan disertai dengan laporan rutin demi mengedepankan transparansi.

Salurkan zakatmu dan jadikan hartamu sebagai pembuka pintu keberkahan!